RT/RW Net Mudah atau Murah?

By [3]tm

28/05/2008

Tags:

Category: Tutorial

1 Comment »

RT/RW Net sebagai salah satu solusi dalam berinternet di Indonesia sungguh merupakan ide yang cukup menarik, terutama dalam segi biaya berlangganan dimana di Indonesia untuk mendapatkan akses internet murah tidaklah mudah.

RT/RW Net merupakan salah satu solusi, tetapi dibalik solusi tersebut masih ada beberapa yang harus dipikirkan. Dipikirkan dari segi pengguna/user maupun pengelolaannya.

Sebenarnya secara prinsip akses yang harus dibayarkan ke ISP (Internet Service Provider) atau penyedia layanan internet adalah sama saja. Hanya saja akses internet yang dipergunakan beramai-ramai dan biayanya ditanggung bersama menjadi lebih murah.

Sebagai contoh bila kita menyewa/berlangganan di salah satu penyedia layanan internet dengan biaya 1 juta/bulan, jika kita pergunakan sendiri ya terasa mahal. Tetapi bila kita share dengan 10 tetangga, biaya yang 1 juta/bulan itu dibagi 10 orang, jadi tiap orang bayar 100 ribu sebulan. Inilah yang dimaksud dengan RT/RW Net. Satu akses dipakai satu RT bahkan satu RW.

Karena RT/RW Net mempunyai prinsip guyub dan ramai-ramai, kendalanya kalau yang diajak beramai-ramai tidak ada, ya wal hasil biayanya tetap sama.

Ada beberapa hal yang harus dipikirkan dalam RT/RW Net ini. Karena ramai-ramai, berarti yang memikirkan solusinya juga harus ramai-ramai.

  • Mencari teman/tetangga yang bisa diajak share, semakin banyak teman semakin murah, tetapi kecepatan akses semakin rendah karena harus dibagi ramai-ramai.
  • Bila ingin tetap kencang, semakin banyak pengguna berarti semakin besar bandwith (jumlah data) yang digunakan, semakin besar pula kecepatan akses yang dibutuhkan, ini berpengaruh terhadap biaya yang dikeluarkan perbulan bila memutuskan berlangganan dengan fasilitas kecepatan dan bandwith yang terbatas. Quota tak terbatas/unlimited bisa menjadi solusi dengan konsekuensi biaya bulanan menjadi lebih tinggi.
  • Dari sisi pengguna/user yang perlu dipikirkan adalah mempersiapkan instalasinya, apakah menggunakan kabel (modem) atau menggunakan nirkabel (hotspot/wifi). Diperlukan modal awal sesuai pilihan instalasinya.
  • Dari segi pengelola yang perlu dipikirkan adalah menyiapkan jaringan induknya, seperti komputer (yang harus hidup terus), tiang antenna, antenna, router/akses point/alat pembagi, kabel-kabel, anti petir, dan sebagainya.
  • Yang harus dipikirkan selanjutnya adalah siapa yang akan merawatnya yang otomatis akan menjadi tempat pusat jaringan RT/RW Net, siapakah yang akan mengelolanya, siapa yang memaintain bila ada trouble dalam jaringan RT/RW Net.
  • Kemudian peraturan-peraturannya bagaimana. Karena internet ramai-ramai, otomatis harus ada kesepakatan, makin banyak kepala biasanya makin banyak kehendak. Salah satu contoh yang harus dipikirkan dalam peraturan adalah bagaimana bila ada anggota yang berhenti berlangganan, apakah biaya bulanan akan naik atau tidak.
  • Sebelum memutuskan pilihan akhir, mungkin perlu dipikirkan apakah akan dikelola ramai-ramai dengan basis kewargaan atau dikelola salah satu warga yang akhirnya akan menjadi basis bisnis.

Kira-kira itu yang dapat disimpulkan sebelum memutuskan apakah RT/RW Net itu murah atau mudah atau menguntungkan..

One Response to “RT/RW Net Mudah atau Murah?”

  1. Untuk RT/RW net 5 orang, biaya langganan Rp. 20 ribu/bulan menurut saya cukup murah. soalnya ini mungkin saja kalo ISPnya pake punya saya. silakan baca infonya disini : http://bengkoang.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: